Ruang DiskusiArtikelTipe-Tipe Mechanical Seal

Tipe-Tipe Mechanical Seal

Sealing
calendar icon18/10/2022
view icon202
article thumbnail


Setiap merek Mechanical Seal punya istilah berbeda untuk bagian yang sama fungsinya. Hal ini yang menyebabkan para teknisi dan engineer bingung untuk mengambil sikap. Antara membuat sebuah Mechanical Seal ataukah membeli jadi. Jadi, jangan bingung bila antar teknisi maupun insinyur mekanik di plant Anda memiliki perbedaan istilah dalam penyebutan parts Mechanical Seal. Apalagi jika jumlah Mechanical Seal di plant Anda bersifat campur aduk. Tipe Mechanical Seal dapat dibedakan berdasarkan hal-hal sebagai berikut:

Berdasarkan Cara Pemasangan
Berdasarkan cara pemasangan, seluruh Mechanical Seal di dunia dibagi menjadi 2 tipe:

Basic Mechanical Seal/Non-Cartridge Mechanical Seal.

Mechanical Seal Basic /Conventional, pemasangannya memerlukan sekian tahap perhitungan untuk mendapatkan kompresi optimal sesuai petunjuk Pabrik. Perhitungan kompressi dilakukan secara manual. Over kompresi, resikonya pecah. Kurang kompresi, pompa bocor. Ciri-ciri lain Mechanical Seal jenis ini adalah :

  • Disuplai tanpa shaft sleeve, dalam kondisi terpisah antara rotatingseal dan stationaryseal face.
  • Diperlukan penandaan pada shaftsleeve untuk mengetahui presisi tempat pemasangan.
  • Tempat/dudukan stationaryface adalah buatan pabrik pompa, bukan disuplai oleh pabrik MechanicalSeal. Tempat dudukan tersebut dinamakan Stationary housing atau Glandplate atau Gland Ring.

Sekalipun pemasangan tipe basic/conventional dapat dengan mudah dipelajari, trend penghematan biaya perawatan menunjukkan naiknya jumlah permintaan Mechanical Seal tipe Cartridge.

Cartridge Mechanical Seal
Pemasangannya tidak memerlukan setting kompresi dikarenakan Pabrik Mechanical Seal telah merangkai Basic Seal diatas sleeve, melengkapi rangkaian ini dengan glandplate dan spacer. Keunggulan Cartridge Mechanical Seal adalah:

  • Tidak perlu setting kompresi manual, mengurangi kesalahan pasang secara signifikan.
  • Biaya perawatan lebih rendah. Bila aus, cukup membeli basic seal.
  • Parts yang bukan cakupan Basic Seal adalah: GlandPlate, sleeve, O-Ring sleeve, Gasket, Spacer, Retaining/Snap Ring, Set Screws, Collar Drive.


Berdasarkan bebas tidaknya Gaya tekan pada Contact face
Berdasarkan bebas tidaknya gaya yang menekan sealface untuk saling kontak, Mechanical Seal dibedakan menjadi 2 :

  1. Pusher/O-Ring Mechanical Seal
  2. Pusher/O-Ring MechanicalSeal memiliki O-Ring yang bebas bergerak sepanjang shaft sleeve untuk menjaga gaya tekan rotary sealface ke stationary sealface. Fitur ini mengakomodasi ausnya rotary sealface dan kekurang lurusan pemasangan. Keuntungan tipe-tipe ini adalah harganya yang tidak mahal dan secara komersial tersedia dalam berbagai varian dan konfigurasi. Kelemahannya adalah terjadinya kemacetan akibat menumpuknya kotoran, dan menimbulkan fretting pada shaft atau shaftsleeve.
  3. Non-Pusher/Bellows Mechanical Seal
  4. Tipe ini tidak harus bergerak sepanjang shaft atau shaftsleeve untuk menjaga taut-eratnya kontak sealfaces. Keuntungan utama seal ini adalah kemampuannya untuk mengatasi aplikasi temperatur tinggi dan rendah dan tidak memerlukan O-Ring, sehingga terhindar dari masalah kemacetan O-Ring. Ada 2 tipe Bellows MechanicalSeal yaitu: Rubber/Elastomer Bellows dan Metal Bellows. Kelemahannya, untuk metal bellows, materialnya perlu di up-grade pada lingkungan yang korosif.

 
Berdasarkan besar kecil nya area contact face yang mengalami penekanan

  1. Un-Balanced MechanicalSeal
  2. Tipe ini tidak mahal, jarang bocor dan lebih stabil mengatasi vibrasi, kekurangan pada alignment, dan kapitasi. Kelemahannya adalah tipe-tipe tersebut relatif hanya memiliki batas daya tahan tekanan yang rendah. Berikut gambar dari tipe Un-Balanced:
  3. Balanced MechanicalSeal
  4. Suatu penyesuaian design yang meminimalkan gaya hidrolis yang diperlukan untuk menutup contactface. Rotating sealface nya memiliki bentuk berbeda. Perubahan bentuk ini menghasilkan semakin tingginya daya tahan terhadap pressure, rendahnya beban sealfaces dan panas yang ditimbulkan lebih rendah. Oleh karenanya tipe ini cocok untuk aplikasi fluida yang lubrikasinya kurang dan tekanan penguapan yang tinggi seperti Light Hydricarbons.
  5. Berdasarkan jumlah Basic Mechanical Seal dalam satu rangkaian
  • Single Mechanical Seal hanya terdiri dari 1 (satu) unit Basic Mechanical Seal per set rangkaian.
  • Double Mechanical Seal , terdiri dari 2 (dua) unit Basic Mechanical Seal per set rangkaian. Unit paling di dekat impeller disebut dengan Inboard Seal/Impeller-side Seal, sedangkan unit di sisi atmosphere disebut dengan Outboard Seal/Atmosphere-side Seal.

thumb up iconSuka(0)
view icon202kali dilihat

Komentar (0)

Anda harus masuk untuk memberikan jawaban.

user avatar
Julius Lumentut

Sekretaris/Administrasi

Thus, as an IT Consultant, he continues to develop various approaches to suit various IT development needs by presenting the best solutions.

Rekomendasi Artikel