Ruang DiskusiArtikelPemilihan Gasket untuk Manhole Boiler Power Plant di Pabrik Gula

Pemilihan Gasket untuk Manhole Boiler Power Plant di Pabrik Gula

Sealing
calendar icon10/04/2023
view icon187
article thumbnail

Untuk menjalankan operasional di berbagai jenis industri umumnya akan membutuhkan pasokan arus listrik yang tidak sedikit. Oleh karena itu, keberadaan power plant atau pembangkit listrik menjadi opsi yang kerap kali dipilih. Dengan adanya power plant, maka kebutuhan pasok arus listrik industri akan dapat dipenuhi secara mandiri.

Salah satu industri yang memiliki power plant di dalamnya adalah sugar plant atau pabrik gula yaitu dengan jenis pembangkit listrik tenaga uap. Berkesinambungannya jadwal produksi gula tentu mengharuskan pasokan listrik tetap stabil dan terjaga. Maka, memastikan setiap komponen dalam power plant agar bekerja dengan baik menjadi konsentrasi utama.

Ada berbagai komponen di dalam power plant, salah satunya adalah boiler. Boiler adalah komponen utama pada pembangkit listrik tenaga uap. Fungsi utamanya yaitu mengubah air dari fasa cair menjadi fasa uap. Uap dengan tekanan dan temperature tertentu digunakan untuk menggerakan turbin.

Di boiler sendiri ada beberapa komponen yang membentuknya. Seperti misalnya manhole, yaitu lubang yang berfungsi untuk keluar masuknya orang pada saat pekerjaan perbaikan dan pembersihan. Lubang ini hanya boleh digunakan ketika boiler tidak sedang beroperasi. Untuk memastikan tidak terjadi kebocoran pada manhole dibutuhkanlah gasket.
 
Pemilihan Gasket untuk Manhole Boiler

Pemilihan gasket pada manhole tentunya tidak terlepas dari data yang harus diketahui sebelumnya, diantaranya:

  1. Ukuran (size)
  2. Media (medium)
  3. Suhu (temperature)
  4. Tekanan (pressure)
  5. Dan katahanan terhadap korosi (corrosion resistance)


Dalam studi kasus yang dilakukan pada manhole boiler power plant di pabrik gula salah satu klien Fajar Benua Group, didapati bahwa dibutuhkan gasket berbentuk oval untuk manhole dengan media air dengan suhu sampai 300°C dan uap hingga 480°C dengan tekanan hingga 80 bar.

Dengan demikian, mengacu pada data tersebut dapat dilakukan pertimbangan dalam pemilihan tipe gasket sebagai berikut:

  1. Non-Metallic Gasket, umumnya digunakan pada aplikasi yang membutuhkan ketahanan korosi tinggi dengan suhu dan tekanan rendah. Umunya suhu < 300°C dan tekanan < 30 bar.
  2. Semi-Metallic Gasket, umumnya digunakan pada aplikasi dengan suhu dan tekanan menengah. Umumnya suhu > 300 °C < 900°C dan tekanan hingga 100 bar atau lebih.
  3. Metallic Gasket, umumnya digunakan pada aplikasi dengan suhu dan tekanan tinggi. Umumnya suhu > 800°C dan tekanan hingga 450 bar atau lebih.


Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa untuk kebutuhan gasket pada aplikasi manhole boiler power plant di industri gula tersebut dapat menggunakan semi-metallic gasket, dalam hal ini spiral wound gasket. Untuk memastikan spiral wound gasket yang digunakan sesuai dengan kebutuhan aplikasinya, maka diperlukan penyesuaian khusus pada pembentukan basic seal atau filler-nya pada proses manufaktur dengan mengacu pada data parameter yang ada.

Untuk membantu user dalam menentukan gasket yang tepat dalam aplikasi manhole boiler masing-masing, Fajar Benua Group memiliki tim ahli yang dapat memberikan konsultasi secara gratis. Silakan kunjungi https://store.fajarbenua.co.id/ dan pilih menu Konsultasi Online Gratis. 


thumb up iconSuka(0)
view icon187kali dilihat

Komentar (0)

Anda harus masuk untuk memberikan jawaban.